Berita

Gunawan Y Hariyanto/RMOL

Hukum

Digarap KPK, Bos PJB Investasi Irit Bicara

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 14:25 WIB | LAPORAN:

Presiden Direktur PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Investasi, Gunawan Y Hariyanto irit bicara terkait agenda pemeriksaannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bos anak perusahaan PT PLN itu mengaku hanya ditanya penyidik soal materi-materi pemeriksaan lanjutan.

"Melanjutkan saja, melanjutkan pemeriksaan," ujarnya saat ditemui di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/9).


Namun, pria berkepala pelontos itu menolak untuk menjelaskan detail materi pemeriksaan tersebut. "Intinya masih sama seperti yang kemarin-kemarin," ucapnya.

Dalam agenda pemeriksaan kali ini, Gunawan ditanyai penyidik sebagai saksi untuk tersangka Idrus Marham.

Sekadar informasi, Gunawan juga sudah pernah diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka proyek PLTU Riau-1 lainnya, Johannes B Kotjo.

Bahkan, perusahaan milik Gunawan juga sempat digeledah oleh penyidik KPK usai dua tersangka dalam kasus tersebut yakni Eni Maulani Saragih dan Johannes ditahan.

Total tersangka dalam kasus ini baru tiga orang. Yaitu, mantan Menteri Sosial Idrus Marham, dan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih. Kemudian, yang ketiga Johannes B Kotjo, seorang pemilik saham Blackgold Natural Resources yang merupakan salah satu komsorsium pelaksana PLTU Riau-1.

Eni, Idrus dan Kotjo dinilai KPK terlibat dalam dugaan suap Proyek PLTU Riau-1. Untuk Kotjo, pengurusannya sudah masuk tahap penuntutan di PN Tipikor. Sedangkan Eni dan Idrus masih diproses KPK. [lov]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya