Berita

KPK/Net

Hukum

KPK Peringatkan Mantan Petinggi Lippo Group Menyerahkan Diri

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 14:08 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi peringatan kepada tersangka mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro agar menyerahkan diri dan diperiksa oleh penyidik.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah mengatakan pihaknya mengimbau agar Eddy bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang harus dijalaninya.

"Terhadap tersangka, KPK kembali mengimbau agar ES (Eddy Sindoro) agar bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum. Hal ini akan lebih baik bagi tersangka dan proses hukum ini," ujar Febri dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (27/9).


KPK juga memperingatkan, jika ada pihak yang membantu Eddy dalam pelariannya, maka yang bersangkutan bakal ikut dikenakan hukuman pidana.

"Jika ada upaya-upaya untuk membantu proses pelarian tersangka hal tersebut memiliki resiko pidana, yaitu obstruction of justice sebagaimana diatur di Pasal 21 UU Pemberantasan Tipikor," kata Febri.

Eddy merupakan tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di PN Jakarta Pusat. Ia disangkakan KPK telah memberikan suap kepada mantan panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution pada akhir 2016.

Namun, sampai saat ini Eddy diketahui masih berada di luar negeri. Sehingga pengurusan kasusnya mengalami kesulitan. [lov]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya