Berita

Ferdinand Hutahaean/RMOL

Politik

Dukungan Yenny Wahid Ke Jokowi Dianggap Seperti Gerbong Kosong

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 12:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dukungan Yenny Wahid ke pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin sama sekali tidak membuat khawatir kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kendati dukungan Yenny dianggap sebagai bukti Gusdurian total ke Jokowi-Ma'ruf, namun Partai Demokrat yakin rakyat tetap menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo-Sandi.

"Ini kan demokrasi, satu orang satu suara. Silakan saja elite seperti Mbak Yenny mendukung Jokowi, monggo," ujar politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/9).


Ferdinand menambahkan, anggapan tersebut tidak rasional karena pihaknya tetap menganggap dukungan rakyat lebih penting ketimbang elite.

"Itu (dukungan Yenny) kan seperti gerbong kosong. Jadi sama sekali kita tidak khawatir," katanya.

Gusdurian disinyalir memiliki jumlah besar yang bukan saja dari kalangan NU. Sementara Yenny saat ini bisa dianggap sebagai ikon Gus Dur di masa kini.

Pendiri Wahid Institute itu dinilai sebagai pewaris pemikiran Presiden ke-4 RI itu yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan dan modernitas.

Sehingga pengagum Gus Dur atau yang biasa disebut Gusdurian dianggap memiliki efek ekor jas (coat-tail effect) dengan pilihan Yenny Wahid. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya