Berita

Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Perasaan Terdalam Yenny Wahid Tidak Mendukung Jokowi

KAMIS, 27 SEPTEMBER 2018 | 06:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief menganggap dukungan Yenny Wahid dan konsorsium kader Gus Dur kepada Jokowi-Ma'ruf tidak serius dan tidak bulat.

"Saya mendengarkan alasan Yeny Wahid mendukung Capres. Alasannya karena mencari pemimpin yang memenuhi basic need atau kebutuhan dasar. Artinya mendukung Capres yang tidak mercusuaris ala infrastruktur. Menurut saya perasaan terdalam Yenny tidak mendukung Jokowi," kata dia lewat akun Twitter ‏@AndiArief__, Rabu (27/9).

Alasan Yenny dan barisan kader Gus Dur mendukung Jokowi karena mereka mencari pemimpin yang mendengar dan bergerak bersama rakyat, pemimpin yang sederhana cara berpikirnya.


Menurut putri Presiden keempat RI Gus Dur itu, bangsa ini harus dipenuhi hak kebutuhan dasar untuk hidup sejahtera.

Andi Arief menjelaskan, alasan basic need Yenny mendukung Jokowi hanya mengarang, karena Jokowi tidak melakukannya.

"Jokowi secara prinsip tidak menganut pendekatan basic need. Dia secara tidak sadar menganut aliran efek tetesan ke bawah lewat pembangunan mercusuar infrastruktur. Kalau Yenny Wahid mendambakan pemimpin yang menganut basic need bukan Jokowi menurut saya," tukasnya. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya