Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR Heran Sri Mulyani Baru Ngaku Ekonomi Rentan

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 14:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya mengakui bahwa Indonesia tidak cukup mampu dalam beradaptasi menghadapi kondisi ekonomi global.

Kata dia, Indonesia cukup rentan. Salah satu faktornya adalah pendalaman pasar keuangan yang membuat ekonomi domestik rentan terkena imbas dari luar.

Pengakuan Sri Mulyani ini seolah membenarkan bahwa peringatan-peringatan yang dikeluarkan ekonom senior DR Rizal Ramli sejak setahun lalu tidak boleh diacuhkan.


Pria yang akrab disapa RR itu bahkan menyayangkan sikap pemerintah yang abai pada kritiknya. Apalagi, pemerintah, melalui Sri Mulyani justru sibuk membantah kritikan itu.

“Lho kok baru sekarang ngaku, sejak setahun yang lalu sibuk bantah-bantah RR tidak benar,” ujarnya dalam akun Twitter @RamliRizal sesaat lalu, Rabu (26/9).

Menurutnya, Sri Mulyani yang menyandang gelar menteri keuangan terbaik dunia selalu ketinggalan perkembang terbaru tentang perekonomian global.   

“Selalu behind the curve. Telmi, ketinggalan,” tutur Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

RR menilai Sri Mulyani terlalu baik kepada pemberi utang. Bahkan pemberi utang diberi bunga hingga 2 persen, yang menurutnya hal itu di atas angka yang wajar.

“Itulah mengapa sulit capai stabilitas. Hanya BI (Bank Indonesia) yang proaktif dan ahead of the curve,” tukasnya. [ian] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya