Berita

Pelindo II/Net

Hukum

Ketua DPR Yakin Ada Pelanggaran Di Proyek Pelindo II

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 14:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Panitia Khusus Pelindo II DPR RI sejak 2017 telah menemukan bukti dugaan kejanggalan dalam proyek Pelindo II.

Hal itu diperkuat temuan investigasi Badan Pemeriksa Keuangan yang dilaporkan kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo.

"Ini tahapan laporan audit investigasi terakhir dari Pelindo II. Ini tahapan audit yang keempat, ini semakin meyakinkan kita bahwa ada pelanggaran dan kerugian negara dalam Pelindo II," jelas Bambang di Komplek Parlemen, Rabu (26/9).


Pemeriksaan investigatif atas pembangunan Terminal Peti Kemas Kalibaru tahap satu dilaksanakan sesuai permintaan ketua DPR dengan surat PW02699DPRRI/2/2016 tanggal 16 Februari 2016.

Pembangunan tahap satu dimulai tahun 2010 dan tahap konstruksi pada 2012. Dan kemajuan pekerjaan sampai saat ini sebesar 74,5 persen. Rencana pembangunan seharusnya selesai pada Januari 2018.

Proyek meliputi 12 paket pekerjaan dengan biaya Rp 7,03 triliun dari total keseluruhannya Rp 11 triliun.

Dari hasil pemeriksaan BPK ditemukan beberapa penyimpangan pada tahap penganggaran, perencanaan, dan pelaksanaan konstruksi. Pada tahap penganggaran, BPK menemukan tidak ada sinkronisasi kerja antara Rencana Kerja Perusahaan (RKP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP).

Lanjut Bambang, terdapat kerugian negara sebesar Rp 1 triliun terkait proyek pelabuhan Terminal Peti Kemas Kalibaru atau yang dikenal dengan NPCT1 (New Priok Container Priok Terminal 1).

"Ada potensi kerugian negara sebesar Rp 400 miliar. Dengan kata lain kami menyimpulkan proyek Pelabuhan Kalibaru gagal konstruksi," imbuhnya. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya