Berita

Retno Marsudi/Net

Politik

Retno Marsudi Ajak Masyarakat Internasional Tidak Kehilangan Fokus Soal Rohingya

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 03:14 WIB | LAPORAN:

. Indonesia mengajak masyarakat internasional, ASEAN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus memonitor agar nota kesepahaman Myanmar dan Bangladesh soal repatriasi Rohingya terlaksana.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam "Working Lunch on Rohingya Crisis" tingkat Menlu yang diselenggarakan oleh Inggris dan Perancis di sela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB ke-73 di New York mengungkapkan, kerjasama antara Myanmar dan Bangladesh merupakan aset penting dalam penanganan krisis di Rakhine State.

Menlu Retno berharap hal tersebut akan membawa perubahan situasi yang lebih baik, dimana hak-hak para pengungsi Rohingya dapat terpenuhi, dan para pengungsi Rohingya di Bangladesh dapat kembali ke daerah asalnya di Rakhine State, Myanmar.


"Indonesia mengajak masyarakat internasional untuk tidak kehilangan fokus dalam mendukung proses demokratisasi berfungsi penuh di Myanmar untuk membawa kesejahteraan rakyat dan juga situasi damai," papar Menlu Retno melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa malam (25/9).

Peran Indonesia dalam mendukung dan mendorong penanganan situasi di Rakhine State diapresiasi negara-negara yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Menlu Inggris Jeremy Hunt selaku tuan rumah juga menyampaikan dukungan terhadap peran dan kepemimpinan Indonesia.

Persoalan domestik Myanmar menjadi satu hal yang kompleks di antara polemik dan isu yang berkembang seperti pengungsi, ketegangan vertikal dan horizontal, serta transisi demokrasi berlangsung pada saat yang bersamaan. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya