Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kekerasan Meningkat, Kelompok Bantuan Stop Tangani Ebola Di Kongo

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 09:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok-kelompok bantuan terpaksa menghentikan kegiatan pencegahan Ebola di Republik Demokratik Kongo karena kekerasan yang meningkat di daerah itu.

Kekerasan baru-baru ini yang terjadi di negara itu telah merenggut paling tidak 21 nyawa.

Pertumpahan darah terjadi pada akhir pekan kemarin di Beni, sebuah kota titik api di wilayah Kivu Utara. Militer Kongo telah menyalahkan Angkatan Bersenjata Sekutu (ADF), milisi pemberontak yang terkenal kejam atas kekerasan itu.


Sementara itu Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) mengatakan bahwa kekerasan itu menyebabkan NRC dan lembaga bantuan lainnya, telah dipaksa untuk sementara menangguhkan kegiatan di Beni.

"Ini menunjukkan situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di seluruh negeri," kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan awal pekan ini.

"Suspensi ini telah mengganggu bantuan untuk ribuan orang yang membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan," tambah pernyataan NRC seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya