Berita

Nusantara

Pemuda Tani HKTI Bertekad Lahirkan Santri Tani

SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 | 05:11 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyelenggarakan Sinergitas Pemuda Tani HKTI dengan petani desa bertema Pemuda Kreatif Bertani, di Pangembangan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat (Senin, 24/9).

Sinergitas Pemuda Tani HKTI diselanggarakan dalam rangka memperingati 58 tahun Hari Tani Nasional (HTN) 2018.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dewan Pembina Nasional Pemuda Tani HKTI, Rina Saadah mengatakan, potensi alam nusantara yang begitu subur seharusnya dapat diimbangi dengan peningkatan taraf hidup para petani. Berdasarkan hasil kunjungan-kunjungan ke daerah-daerah masih banyaknya para petani yang bertani dengan cara-cara tradisional.


Dia akan merubah pola pikir tradisional tersebut dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini. Pemuda Tani HKTI siap melaksanakan program-program untuk mengembangkan dunia pertanian di Indonesia sehingga adanya peningkatan dari segi ekonomi bagi para petaninya.

Rina juga mengatakan perlunya revitalisasi pertanian dengan adanya regenerasi petani karena jumlah petani muda hanya 3,3 juta orang.

"Sementara luas lahan pertanian kita saat ini 7.78 juta hektar," terangnya.

Rina melihat potensi yang ada di pondok pesantren dan kondisi alam yang memiliki luas lahan pertanian yang sangat besar di Indonesia. Maka Rina bertekad melahirkan Santri Tani yang siap menjadi salah satu pilar terwujudnya ketahanan pangan di Indonesia.

Pada kesempatanitu Rina memberikan apresiasi kepada pemerintahan Joko Widodo yang telah memulai reforma agraria. Rina menegaskan Pilres sebagai agenda politik nasional harus sukses dan menjadi penanda upaya serius dari pemerintah untuk menyukseskan revitalisasi pertanian tersebut.

Acara tasyakuran itu ditutup dengan makan bersama "ngaliwet" bersama para petani dan kepala desa di Kuningan dan juga pemberian bantuan bibit kepada ratusan petani yang hadir. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya