Berita

SBY/Net

Politik

SBY Bakal Lancarkan Serangan Darat Di 150 Kabupaten/Kota

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 11:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ganguan dari media asing, Asia Sentinel tidak menyurutkan semangat Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief menegaskan bahwa SBY akan tetap berkampanye untuk Demokrat dan Prabowo. Bahkan, SBY menargetkan akan berkunjung di 150 kabupaten/kota di Indonesia.

Serangan darat SBY, sambung Andi, mulai dilancarkan pada 27 September 2018. Serangan dibagi ke tiga rute, yaitu rute aman yang memiliki porsi serangan 30 persen, potensial 40 persen, dan daerah kritis 30 persen.


Daerah aman adalah daerah yang diperkirakan suara Demokrat dan Prabowo menang, daerah potensial adalah daerah yang kemungkinan menang dan bertambah suara. Sementara daerah kritis adalah yang kemungkinan kalah.

“SBY dan Partai Demokrat akan keliling melakukan serangan kampanye darat memenangkan Partai dan capres Prabowo,” tegasnya dalam akun Twitter @AndiArief_ sesaat lalu, Jumat (21/9).

Menurutnya, serangan darat ini akan semakin sempurna jika Prabowo dan Sandi ikut turun ke daerah yang berbeda. Baginya, memetik suara melalui operasi serangan darat adalah kunci memenangkan peperangan.

Apalagi serangan ini sangat minim kemungkinan terjadi hoax, ketimbang serangan lewat udara.

“Kalau Prabowo di 200 kota/kabupaten dan Sandi Uno di 150 kabupaten kota lainnya, maka serangan darat akan makin sempurna,” jelasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya