Berita

Aksi HMI/RMOLBengkulu

Politik

Kader HMI Diperlakukan Tidak Manusiawi, KAHMI Layangkan Protes Ke Kapolri

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN-KAHMI) mengecam perlakuan oknum Kepolisian yang represif menangani unjukrasa mahasiswa kader HMI di Bengkulu, Selasa (18/9) lalu.

Melalui sebuah surat yang ditujukan kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Ketua MN-KAHMI Anwar Esfa menilai aparat telah bertindak berlebihan dalam unjukrasa tersebut. Padahal, sambungnya, unjukrasa itu dilindungi UUD 1945 pasal 28 E ayat 3.  

Dia menjelaskan bahwa mahasiswa hanya ingin menyampaikan pendapat kepada anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang merupakan perwakilan rakyat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.


“Tetapi, timbul tindakan chaos yang dimulai dengan pemukulan oknum polisi kepada salah satu mahasiswa bernama Dodi,” sambungnya sebagaimana surat dari MN-KAHMI kepada Kapolri yang diterima redaksi, Jumat (21/9).

Menurutnya, sikap represif aparat tidak sebatas pemukulan. Ada juga penyemprotan air dengan menggunakan water canon dan tembakan gas air mata.

Semua tindakan itu akhirnya menyebabkan aksi mahasiswa HMI berakhir ricuh.

“Kita juga menyaksikan dari tayang video bagaimana brutalnya oknum polisi sambil berlari menunjang dan menginjak mahasiswa yang sudah terjatuh. Mereka diperlakukan sangat tidak manusiawi,” lanjut Anwar.

“Untuk itu, MN-KAHMI menyampaikan protes dan tuntutan kepada Kapolri,” tukasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya