Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Polisi Harus Tuntaskan Praktik Perdagangan Perempuan Di Lampung

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 00:09 WIB

Sebanyak 10 perempuan asal Lampung diketahui menjadi korban perdagangan orang. Mereka dijual ke Papua Barat dan dipekerjakan di kawasan prostitusi Sorong.

Pegiat hak perempuan Suprapti mengaku prihatin atas peristiwa tersebut dan berharap kepolisian mengungkap tuntas sindikat perdagangan orang di Lampung.

"Polda Lampung memperoleh informasi sedikitnya ada 10 korban yang dipekerjakan di kawasan prostitusi Sorong, Papua Barat. Renakta Ditreskrimum Polda Lampung berusaha memulangkan mereka," jelasnya seperti diberitakan RMOLLampung, Rabu (19/9).


Suprapti menjelaskan, berdasarkan keterangan Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung, kasus itu terbongkar setelah MN (42) melaporkan kehilangan putrinya ke polisi. Kemudian polisi berhasil menangkap tersangka Febi Yuliana Dewi pada Senin (17/9).

Dia mengecam komplotan perdagangan orang yang beraksi di Lampung. Menurut Suprapti yang merupakan bakal caleg nomor urut tiga dari Partai Perindo untuk DPRD Lampung, tidak ada tempat bagi praktik perdagangan orang di Indonesia.

"Mereka harus dihukum seberat-beratnya agar tak ada lagi korban perdagangan manusia, tak ada tempat bagi mereka di dunia ini," tegas Suprapti yang juga aktivis Forum Masyarakat Transparasi Lampung (FMTL). [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya