Berita

Gedung DPR/Net

Hukum

DPR: Penjualan Daring TKW di Singapura, Potensi Human Trafficking!

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 | 17:29 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kasus penjualan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di situs Carousell Singapura, menjadi polemik tersendiri, terlebih kasus seperti ini bukan untuk pertama kali terjadi dan ironisnya selama ini berakhir tidak jelas.

Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Rofi’ Munawar meminta Pemerintah Singapura transparan dan jelas dalam mengusut kasus tersebut.

“Sesungguhnya apa yang dilakukan di situs Carousell terhadap TKW Indonesia bisa masuk dalam kategori human trafficking, karena telah secara sadar dan sengaja menjajakan para pekerja itu sebagai bentuk komoditas yang diperjualbelikan untuk di ekploitasi,” kata Rofi’ Munawar di dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Rabu (19/9) di Jakarta.


Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, perbuatan pidana dan kriminalisasi pelaku human trafficking menurut Undang Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang No. 21 Tahun 2007 menyatakan bagi pihak yang membawa WNI keluar negeri dengan maksud untuk dieksploitasi terancam hukuman denda Rp 120-600 juta dan kurungan 3 sampai dengan 15 tahun.

“Kasus ini harus menjadi sebuah catatan serius, karena bukan yang pertama kali dan sangat mungkin dilakukan oleh jaringan yang terorganisir dan rapi. Oleh karenanya perlu sinergitas antara penegak hukum, kementerian luar negeri dan BNP2TKI” tegas Rofi'.

Rofi meminta Pemerintah Indonesia aktif mendorong Singapura serius melakukan penelusuran dan penindakan secara tegas pada praktek-praktek sejenis yang mungkin saja dilakukan selain situs Carousell. Situs tersebut harus dihukum dan mendapatkan teguran keras. Proses investigasi kasus ini harus jelas time schedule dan capaiannya, agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi dikemudian hari.

Selain itu, secara internal sudah sepantasnya Pemerintah tidak hanya berpangku tangan dan menunggu laporan Singapura. Namun secara simultan melakukan investigasi terhadap agensi atau Perusahaan Tenaga Kerja Asing (PJTKA) yang telah melakukan tindakan illegal tersebut.

“TKW Indonesia menjadi pihak yang paling rentan dan dirugikan karena sejauh ini perlindungan terhadap mereka lemah sekali. Karenanya perlu ada usaha yang lebih komprehensif terkait pengungkapan kasus seperti ini,” tegas Rofi’.

Sebagai informasi, sebuah akun di situs situs jual-beli Carousell Singapura menampilkan daftar pekerja rumah tangga sebagai barang dagangannya. Dengan memakai user "maid.recruitment", pengguna Carousell mengunggah daftar yang menunjukkan beberapa pekerja rumah tangga dari Indonesia. Foto-foto pekerja juga diberi keterangan dengan nama dan usia mereka. [jto]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya