Berita

Nasaruddin Umar/Net

Perempuan Hebat di dalam Al-Qur'an (19)

Siapa Isteri Pembesar Penggoda Nabi Yusuf?

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 11:29 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

TIDAK jelas siapa nama pembesar atau pejabat yang isterinya menggoda Nabi Yusuf. Tidak jelas juga apa jabatannya. Nama isteri pejabat itu juga tidak dijelas­kan. Al-Qur'an hanya me­nyebutkan isteri pembesar (imra'ah al-'aziz) sebagaimana disebutkan dalam ayat: Dan wanita-wanita di kota berkata: "Isteri Al Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (ke­padanya), sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Se­sungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata." (Q.S. Yusuf/12:30). Yang pasti skandal yang dilakukan isteri pembesar saat itu sangat menggemparkan masyarakat. Bagaimana seorang isteri pembesar bisa ter­goda oleh pemuda yang bekerja di rumahnya.

Ada riwayat mengatakan pembesar itu se­orang pejabat setingkat Menteri di bidang per­tanian, perekonomian, dan perdagangan. Da­lam tafsir al-Kasysyaf karya al-Zamakhsyari disebutkan pejabat itu bernama Qithfir atau Ithfir. Sedangkan isterinya popular disebut Zu­laikhah, ada yang menyebutnya Ra'il binti Ra­mayil. Dalam kitab-kitab Tafsir umumnya hanya disebutkan Isteri Pembesar (Imra'ah al-'Aziz). Negeri asal pejabat itu disebutkan di Mesir. Kota pastinya tidak dijelaskan karena Mesir di zaman purba terdiri atas beberapa kota.

Ceritanya berawal ketika Nabi Yusuf dibuang ke sumur oleh saudara-saudaranya yang diba­kar oleh api kecemburuan. Sebagai anak bungsu, Nabi Yusuf banyak mendapatkan perha­tian khusus dari ayahnya yang tak lain adalah Nabi Ya'qub as. Setelah mereka menyangka adiknya meninggal di kedalaman sumur, kee­sokan harinya datanglah serombongan kafilah mampir mengambil perbekalan air di sumur itu. Alangkah kagetnya setelah ada sesuatu yang berpegang terhadap tali timbanya yang tak lain adalah seorang remaja tampan bernama Yusuf. Rombongan kafilah itu membawa serta anak ini ke Mesir dengan harapan bisa dijual kepada masyarakat yang tertarik kepadanya. Alhasil, Yusuf dibeli oleh keluarga pembesar. Sekian lama ia bekerja di rumah itu dengan menunjuk­kan keistimewaan perilaku di samping ketam­panan yang dimilikinya. Cerita ini dikisahkan Panjang lebar dalam Q.S. Yusuf (12).


Kesan semula dari keluarga pembesar yang mebelinya: Yusuf sangat tampan dan menyim­pan rahasia yang mengesankan sebagaimana disebutkan dalam ayat: Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: "Beri­kanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak." Dan de­mikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya takbir mim­pi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahu­inya. (Q.S. Yusuf/12:21). Ayat ini menjelaskan ketertarikan pejabat yang memungutnya kepa­da Nabi Yusuf dan memprediksi akan menjadi orang penting pada saatnya.

Hari demi hari Nabi Yusuf menjalani kehidu­pannya di lingkungan keluarga elit. Tentu saja dari segi kesejahteraan tidak ada masalah. Apalagi Nabi Yusuf sejak awal menunjukkan tanda-tanda kecerdasannya. Wajar saja kalau keluarga pembesar itu menganggapnya seba­gai bagian dari keluarga atau dianggapnya se­bagai anak.

Apa yang ditampilkan Nabi Yusuf di ru­mah pembesar itu mengingatkan kita den­gan apa yang pernah ditampilkan Nabi Musa ketika diangkat sebagai pekerja dirumahnya Nabi Syu’aib. Ia juga dikesankan sangat cer­das dan terampil sebagaimana diabadikan pu­jian itu dalam ayat: Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: "Ya bapakku ambillah ia se­bagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya". (Q.S. al-Qashash/28:26). Ketertarikan putri Nabi Syu'aib itu berujung dengan perkawinan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya