Berita

Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Sufmi Dasco Tepis Gerindra Otoriter Di Koalisi

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 12:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kiprah Partai Gerindra dituding otoriter dalam koalisi pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Gerindra menepis seluruh tudingan tersebut.

Seperti diketahui, koalisi partai politik yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno sebagai capre-cawapres terdiri dari Partai Gerindra, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

Sementara Cawapres yang diusung juga berasal dari kader Gerindra yakni Sandiaga Salahuddin Uno. Kendati pengusaha muda itu sudah menyatakan keluar dari partai berlambang burung Garuda tersebut.


Di sisi lain, ketua tim pemenangan pun berasal dari anggota Dewan Pembina Gerindra yakni Djoko Santoso.

Anggapan otoriter itu pun dibantah oleh politisi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (13/9).

"Saya tidak bisa berkomentar sekarang. Kita lihat saja komposisinya nanti. Kita baru bisa komentar kalau komposisinya sudah keluar," tegas Dasco.

Anggapan-anggapan dari luar, sambung dia memang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu untuk memecah konsentrasi kubunya.

Anggota Komisi III DPR itu pun menegaskan bahwa pihaknya tetap solid dan tidak terpengaruh dengan adanya asumsi-asumsi tersebut.

Soal Djoko Santoso, Dasco menyatakan bahwa seluruh anggota koalisi sudah setuju dengan penunjukan mantan Panglima TNI itu sebagai ketua tim pemenangan.

"Kalau itu (Djoko Santoso) iya, karena semua partai sudah setuju," tandasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya