Berita

Nasaruddin Umar/Net

Renungan Tahun Baru Hijriyah (2):

Mari Kita Bermuhasabah!

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 09:03 WIB | OLEH: NASARUDDIN UMAR

MOMENTUM penting dalam sejarah sebaiknya kita man­faatkan untuk berdoa dan bermuhasabah. Momen­tum baik seringkali diguna­kan Tuhan untuk membuka pintu rahmat dan magfirah- Nya. Renungan disertai doa yang dapat diamalkan ada­lah sebagai berikut:

Ya Allah ya 'Afuw ya Gafur.

Kami mohon pengampunan-Mu karena:


Di hadapan kami ada orang lemah membutu­hkan bantuan tidak kami bantu.

Di hadapan kami ada orang didholimi memo­hon perlindungan tidak kami lindungi.

Di hadapan kami ada orang susah meminta bantuan, tidak kami hiraukan.

Di hadapan kami ada orang meminta maaf tidak kami maafkan.

Di hadapan kami ada suguhan dosa dan maksiyat tidak kami tolak.

Di dalam diri kami ada haknya orang lain ti­dak kami penuhi.

Di pundak kami ada kewajiban terhadap-Mu dan terhadap orang lain tidak kami penuhi.

Kepada kami ada orang yang berbuat baik tidak kami berterima kasih kepadanya.

Di dalam benak kami ada aib orang lain tidak kami sembunyikan.

Di dalam diri kami ada kebaikan orang lain tidak kami hargai.

Ya Allah ya Syahid ya Shabur.

Engkau Maha Menyaksikan, saksikanlah, in­ilah kami para hambamu bersimpuh dan ber­serah diri di hadapan-Mu pada hari ini, tiada lain harapan kami kecuali memohon ampunan, bimbingan, dan pertolongan-Mu. Ampunilah seluruh dosa, kekhilafan, dan kealfaan kami.

Kami yang bertambah panjang usianya dan bertambah banyak pula dosanya. Kami sadar bahwa dosa-dosa kami besar tetapi ampu­nan-Mu jauh lebih besar. Tidak ada yang bisa mengampuni dosa yang besar kecuali Tuhan Yang Maha Besar.

Ya Allah ya Rahman ya Rahim.

Siapa yang berbuat dosa dan siapa yang mengampuni dosa? Kami yang paling bany­ak melakukan dosa dan Engkaulah yang pa­ling banyak mengampuni dosa. Apakah akan Engkau hukum kami sementara tubuh kami su­dah rebah bersujud dan beribadah kepada-Mu? Apakah akan Engkau bakar kami di neraka se­mentara wajah kami dibasahi air mata tobat? Apakah Engkau masih membenci kami semen­tara jiwa kami diliputi rasa cinta yang amat da­lam terhadap-Mu?

Terserah Engkau ya Allah. Sepenuhnya kami pasrahkan diri ini kepada-Mu. Jika Engkau akan memasukkan kami ke dalam neraka-Mu, itu memang pantas bagi kami, mengingat ba­nyaknya dosa dan maksiyat yang telah kami la­kukan. Jika Engkau akan memasukkan kami ke dalam syurga-Mu, tidak ada yang bisa mengha­langi Engkau, karena memang Engkau lebih menonjol sebagai Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang ketimbang sebagai Tuhan Maha Keras dan Maha Penyiksa.

Ya Allah ya Sami'ya Bashir.

Jika Engkau menghukum kami tidak ada manfaatnya Bagi-Mu. Jika Engkau mengampu­ni kami tidak ada mudarratnya bagi-Mu. Rasul- Mu pernah mengajari kami sebuah doa: Ya Al­lah, jika panjangnya umur ini berbanding lurus dengan dosa dan maksiyat, ambillah kami. Jika produktifitas amal ibadah kami masih memun­gkinkan maka panjangkanlah usia kami.

Ya Allah ya Halim ya Lathif.

Tidak ada jalan bagi kami untuk melindungi diri dari dosa dan kesesatan kecuali dengan penjagaan-Mu. Tidak ada cara untuk mencapai amal yang baik kecuali dengan kehendak-Mu. Tidak ada tempat bagi kami mengadukan se­gala kesulitan yang dihadapi bangsa kami ke­cuali dengan pertolongan-Mu. Kami memohon kepada-Mu, kiranya Engkau menjaga umat dan memelihara bangsa kami sehingga kami semua terbebas dari berbagai masalah dan musibah. Sungguh kami takjub kepada-Mu karena begitu banyak dosa dan kealfaan yang kami lakukan tetapi bersamaan dengan itu kami merasakan banyaknya anugrah dan kebaikan-Mu. Ya Al­lah ya Rabbi, putihkanlah segenap kegelapan masa lampau kami dan kabulkanlah permoho­nan kami. Amin. 

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya