Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KAHMI Saran Capres-Cawapres Memikirkan Nasib Daerah Tertinggal

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 14:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menyarankan agar para kandidat capres dan cawapres memikirkan nasib daerah tertinggal.

Ketua Presidium KAHMI Nasional Prof Dr Siti Zuhro menjelaskan jika ingin memajukan perekonomian Indonesia, mulailah dengan cita-cita untuk membangun daerah tertinggal.

Menurutnya hal ini harus dimasukan dalam program prioritas para bakal capres dan cawapres.


"Tahun ini tahun politik, tahun depan juga masih tahun politik tapi yang kita bahas ialah yang sangat substansial yakni ekonomi," ujarnya saat simposium bertajuk ekonomi syariah di gedung MPR, Jakarta, Rabu (12/9).

Siti menambahkan Indonesia seharusnya menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi dengan sumber daya yang ada. Namun kondisinya justru sebaliknya. Terutama umat Islam yang merupakan mayoritas di Indonesia.

"Bagaimana membangun ekonomi untuk umat? Kita semua alumni yang ingin berkontribusi yang konkret buat umat dan bangsa karena jiwa insan cita kita masih ada dan hasil simposium ini akan kita berikan ke dua pasang calon presiden dan wakil presiden," pungkasnya. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya