Berita

Joko Widodo bersama Tran Dai Quang menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerjasama Indonesia-Vietnam/Setkab

Politik

Bertolak Ke Vietnam, Jokowi Bawa Misi Meningkatkan Perdagangan

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 13:14 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo bertolak ke Vietnam untuk melanjutkan agenda lawatan kerja di luar negeri.

Di Vietnam, Jokowi dan sejumlah menteri Kabinet Kerja membawa misi meningkatkan kerjasama ekonomi Indonesia-Vietnam.

Tren perdagangan kedua negara belakangan memang mengalami peningkatan. Salah satunya dalam tiga bulan terakhir perdagangan Indonesia-Vietnam mencapai nilai USD6,8 miliar.


Untuk itu Jokowi ingin mengembangkan potensi kerjasama ekonomi lainnya.

"Kita ingin nantinya pada tahun 2020 perdagangan kita bisa mencapai USD10 miliar," ujar Jokowi dikutip dari laman pemberitaan Setkab.go.id, Rabu (12/9).

Lebih lanjut Jokowi mengatakan untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah akan menghilangkan sejumlah hambatan perdagangan yang saat ini masih terjadi. Termasuk ekspor produk otomotif Indonesia ke Vietnam.

Permintaan itu disampaikan Jokowi saat agenda tatap muka dengan Presiden Vietnam Tran Dai Quang.

"Tadi saya menitipkan kepada Presiden Tran Dai Quang untuk dapat melindungi investor Indonesia dan memberikan perlakuan yang adil dan baik," ujar Jokowi.

Sebelumnya Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo mendapat sambutan hangat dari Presiden Vietnam Tran Dai Quang beserta Ibu Negara Vietnam Nguyen Thi Hien di Van Phong Chu Tich Nuoc atau Istana Kepresidenan Vietnam.

Adapun rombongan delegasi yang ikut yakni Menko Polhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, Menperin Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, serta Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi. [nes]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya