Berita

Narkoba/Net

Nusantara

Legislator Khawatir Derasnya Peredaran Narkoba

RABU, 12 SEPTEMBER 2018 | 08:22 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Peredaran narkoba melibatkan jaringan internasional bertujuan untuk menghancurkan generasi muda Indonesia.

Limpahan penduduk usia produktif yang besar berpotensi menjadikan Indonesia menjadi negara maju.

Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera MPR, Sutriyono mengatakan, praktek kejahatan narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Sebab narkoba mengancam struktur sosial masyarakat Indonesia yang saat ini mengalami limpahan penduduk usia produktif sangat besar.


"Indonesia sekarang ini sedang bonus demografis. Tinggal kualitasnya sedang mengalami tantangan, terbesar dari narkoba. Sebab penyebaran narkoba sudah luas sampai ke rumah dan sekolah," ujar Sutriyono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (12/9).

Pengungkapan sejumlah kasus besar narkoba oleh Polri, lanjut dia, menunjukkan tingkat pengedaran narkoba di Tanah Air sudah sangat mengkhawatirkan. Modus penyelundupan narkoba oleh jaringan internasional menggunakan berbagai medium dan alat.

"Peredaran narkoba ini harus menjadi agenda bersama. Perlawanan terhadap narkoba yang nyata-nyata dan merajalela menghancurkan generasi muda bangsa harus dilawan," imbuh dia.

Dia meyakini, NKRI tetap akan kokoh menghadapi ancaman militer dari negara lain. Namun NKRI akan runtuh jika generasi mudanya sudah terjangkiti penyakit sosial salah satunya dari narkoba.

"Pemerintah harus memberikan perhatian besar masalah ini. Menjaga generasi muda pelanjut cita-cita kemerdekaan adalah perintah UUD. NKRI akan tegak dengan generasi muda yang tangguh. Pancasila harus kita jadikan benteng dalam menghalau bahaya narkoba yang hari demi hari makin membahayakan generasi muda," pungkas dia. [jto]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya