Berita

Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP: Di Gerindra Juga Ada Kader Yang Pro Jokowi

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 23:08 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keretakan di kubu partai pendukung koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengemuka saat adanya sikap sejumlah DPD Demokrat yang terang-terangan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Namun demikian, politisi Partai Gerindra Habiburokhman menilai itu sebagai hal yang lumrah. Dia bahkan menilai kader di partai pendukung Jokowi-Ma’ruf juga banyak yang berbelok dukung Prabowo-Sandi. Salah satunya dari kader PPP.

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen PPP Ahmad Baidowi menganggap klaim Habiburokhman sebatas bentuk menghibur diri.


“Ya itu kan untuk menyenangkan diri sendiri, karena dukungan parpol yang dilihat adalah struktur. Berbeda dengan Demokrat, itu ketua DPD-nya,” ujar Baidowi di kantor DPP PPP, Jakarta, Selasa (11/9).

Dia yakin di setiap parpol akan menemui masalah demikian ketika beberapa kadernya berbelok dukungan dengan yang diinstruksikan partai.

“Coba saya minta adakah partai yang bisa menjamin 100 persen kadernya solid,” tegasnya.

Baidowi mengakui memang ada satu atau dua orang kader PPP yang mendukung Prabowo-Sandi, namun tidak memiliki posisi strategis di partai. Dia juga yakin hal serupa dialami oleh Gerindra.

“Di teman-teman Gerindra kalau mau jujur ada juga yang pro Jokowi cuma apakah perlu kita sampaikan? Kan tidak perlu karena kami melihatnya Gerindra itu untuk menghibur diri,” selorohnya.

Dia menganggap Gerindra yang sejatinya telah tergrogoti membutuhkan hiburan. Klaim Habiburokhman tersebut terkesan bahwa partainya membutuhkan teman yang senasib dengannya.

“Supaya ada temanya, supaya tidak seolah-olah kelompok dia saja yang tergrogoti, tapi ada kelompok lain yang juga tergrogoti,” pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya