Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Kebijakan Demokrat Dukung Jokowi Bisa Mempertaruhkan Reputasi AHY

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 09:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPP Partai Gerindra meragukan kebijakan DPP Partai Demokrat memberi kelonggaran bagi sejumlah pengurus DPD mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid menilai kebijakan itu akan berdampak buruk bagi reputasi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono.

Menurutnya saat ini Demokrat sedang mensosialisasikan AHY sebagai pemimpin bangsa. Jika dalam dalam perjalanan politik SBY tidak menjalankan komitmen maka reputasi AHY yang dipertaruhkan.


"Kalau Demokrat tidak komit kepada suatu komitmen politik, sementara Demokrat sedang promo habis AHY. Ya tentu ganggu reputasi AHY ke depan. Tapi di luar itu semua, saya percaya ke Demokrat ke SBY," ujar Sodik kepada wartawan, Senin (10/9).

Lebih lanjut Sodik yakin SBY akan turun tangan menyolidkan kader yang melenceng.

Menurutnya pertarungan Pilpres masih panjang dan masih ada waktu bagi Demokrat melakukan konsolidasi untuk mengerakkan mesin partai mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

"Gerindra percaya kepada SBY untuk konsolidasi partai hadapi pilpres di pihak Prabowo-Sandi," ujarnya. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya