Berita

Jokowi/Net

Politik

Suara Jokowi Setelah Ngos-Ngosan Tidak Sampai 40 Persen

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 08:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ibarat lari maraton, dalam masa kampanye yang lamanya sekitar tujuh bulan, Jokowi akan ngos-ngosan. Endurance atau daya tahan petahana bakal melemah.

"Jokowi akan kalah telak lawan Prabowo-Sandi yang staminanya begitu fit. Bisa jadi Jokowi hanya mampu mendapatkan suara tidak sampai 40 persen," ujar Ketua Umum Komite Persatuan Nasional-Ganti Presiden (KPN-GP) 2019, Yudi Syamhudi Suyuti, kepada redaksi tadi malam (Minggu, 10/9).

Jokowi akan mencapai garis finish sekedarnya. Berusaha sekedarnya sebagai syarat menyelesaikan pertandingan dan hasilnya tidak akan memuaskan.


"Ini karena Jokowi sudah loyo untuk bertanding di Pilpres 2019 mendatang. Tenaga dan pikirannya begitu ngos-ngosan," kata Yudi Syamhudi.

Jokowi akan ngos-ngosan karena pikiran yang berat gagal menunaikan janji-janji kampanye sebagai presiden. Beban Jokowi bertambah berat menghadapi gejolak rupiah yang anjlok. Mimpi Jokowi menghadirkan impian megah proyek infrastruktur harus terhenti. Gelombang PHK akibat krisis ekonomi membuat beban pikiran Jokowi semakin berat.

Rakyat di kota dan di desa semakin sadar Jokowi adalah masa lalu. Jokowi bukan lagi impian tentang perwujudan rakyat jelata yang memimpin melainkan hanya aktor dari sebuah skenario para pemodal. Dan nyatanya skenario tersebut gagal, begitu juga dengan peran Jokowi.

"Maju kena mundur kena yang terjadi dalam perjalanan Jokowi untuk berkuasa kembali. Meski diperkuat dengan tim sukses andalan dan kapital yang tidak sedikit tetapi faktor utamanya adalah Jokowi. Jokowi telah rapuh oleh dirinya sendiri," tukas Yudi Syamhudi. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya