Berita

Erick Thohir/Net

Politik

Pilih Erick Thohir, Jokowi Hanya Pentingkan Populis Ketimbang Jam Terbang

MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 | 19:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengusaha muda EricknThohir dipilih oleh Joko Widodo sebagai ketua tim pemenangannya di Pilpres 2019 mendatang.

Alasan dipilihnya Erick, kuat dugaannya selain karena sokongan logistik juga popularitasnya usai sukses menjadi Ketua Panitia Asian Games 2018.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai, dipilihnya Erick Thohir menunjukkan bahwa pasangan KH Ma'ruf Amin itu mengabaikan intelektualitas politiknya.


"Ya terlihat Pak Jokowi sebagai presiden populis tidak mengindahkan mesin partai, intelektualitas, narasi dan jam terbang," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/9).

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting ini menilai, tipe Jokowi lebih mengutamakan popularitas dan elektoral seorang tokoh ketimbang kemampuan berpolitiknya.

Walaupun dalam keterangan persnya, kemampuan politik Erick Thohir akan ditutupi oleh para sekjen partai pendukung yang menjadi wakil ketua dan sekretaris tim pemenangan, tetap saja sulit.

"Sukses di panitia Asian Games sudah pasti beda dengan memimpin pemenangan Pilpres," ujarnya.

Dia menyebut seorang ketua timses atau tim kampanye sudah seharusnya memiliki manajemen isu yang baik, mampu membaca trend pemilih, memiliki personal branding dan mampu mengefektifkan mesin partai dengan baik.

"Kemampuan untuk mengefektifkan mesin partai ini yang tak dipunyai Erick Thohir. Orang partai itu tidak gampang diatur," tandasnya. [fiq]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya