Berita

Titi Anggraini/RMOL

Politik

Perludem: Partai Jangan Nekat Paksakan Caleg Mantan Napi Korupsi

MINGGU, 09 SEPTEMBER 2018 | 18:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai politik jangan memaksakan caleg mantan napi korupsi. PKPU 20/2018 sudah mengatur secara tegas.

Maka dari itu partai politik jangan memaksakan untuk tetap mendaftarkan calegnya yang terindikasi sebagai mantan napi korupsi.

"Ada efek ekor jas, di mana kompetisi itu akan mempengaruhi parpol. Seharusnya parpol tidak nekat mencalonkan mantan napi korupsi," kata Direktur Perludem Titi Anggraini di Kantor ICW, Jakarta, Minggu, (9/9).


Titi pun mengingatkan, jika parpol tetap paksakan mantan napi koruptor sebagai caleg maka akan menurunkan suara konstituen.

"Kalau partai tidak memaksakan mantan napi korupsi, maka akan mendapat suara yang lebih besar di masyarakat," ujarnya.

Walaupun hal tersebut berkaitan ke perorangan, tapi kendaraan seseorang bisa mendaftar sebagai caleg melalui wadah parpol. Sudah seharusnya parpol mematuhi hukum dan administrasi di KPU.

"Kalau parpol tidak berikan perahu, maka tidak mungkin mereka para mantan napi korupsi bisa masuk di pentas politik nasional," pungkasnya. [fiq]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya