Berita

Ilustrasi/Net

Politik

HTI Tunggangi #2019GantiPresiden, PKS Pastikan Hanya Isapan Jempol

SABTU, 08 SEPTEMBER 2018 | 19:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah ada Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang turut menyuarakan gerakan #2019GantiPresiden.

"Kalau buat PKS kita jelas menjunjung tinggi NKRI harga mati. Jadi, isu-isu ganti sistem, ganti ideologi itu hanya isapan jempol," kata politisi PKS Ahmad Fathul Bari usai menghadiri diskusi di Kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (8/9).

Menurutnya, jika ada mantan anggota HTI masuk dalam barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah pilihan politik masing-masing.


"Itu hak warga negara yang dilindungi oleh negara dan UUD kita," ujar Fathul.

Dia mengklaim bahwa PKS selama ini memberikan arahan kepada HTI agar turut menjunjung tinggi NKRI. Menurutnya, mantan anggota HTI bisa bersih dari pemikiran mendirikan khilafah di Indonesia.

"Tetapi ketika pikiran mereka keberatan (untuk menjunjung tinggi NKRI) kami tidak toleransi," tegas Fathul. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya