Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Cegah Pemilih Ganda, Bawaslu Sisir DPT Ke Desa-Desa

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2018 | 04:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bawaslu mulai menyisir data pemilih ke 514 kota dan kabupaten di 34 provinsi sejak Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019  ditetapkan KPU.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan menjelaskan penyisiran ini silakukan selama 10 hari terhitung sejak Rabu (5/9) lalu.

Hal ini dilakukan agar tidak ada pemilih ganda dalam Pemilu 2019 mendatang.


Menurutnya potensi pemilih ganda masih besar. Pasalnya dari sampel 76 kabupaten dan kota Bawaslu menemukan 131.000 data pemilih ganda dalam DPT Pemilu 2019.
 
"Mungkin yang 76 bisa kurang, tapi yang selebihnya 438 dari 514 (kabupaten atau kota) ini mungkin ada tambahan," ujar Abhan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9).

Lebih lanjut Abhan meminta masyarakat ikut aktif melaporkan adanya pemilih ganda, atau aktif melakukan perekaman KTP-elektronik untuk mempermudah KPU dalam merekapitulasi data pemilih.

Selain masyarakat partai politik juga diminta ikut bekerja mendorong konstituennya untuk melakukan perekaman KTP-elektronik.

"Tentu ini juga harus didorong seluruh stakeholder ya," ujarnya.

Sebelumnya KPU menetapkan DPT Pemilu 2019 dalam rapat pleno rekapitulasi DPT tingkat nasional di Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (5/9).

Dalam DPT tersebut terdapat 187.781.884 pemilih yang terdaftar. Jumlah itu terdiri dari 185.732.093 pemilih di dalam negeri dan 2.049.791 luar negeri. [nes]



Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya