Berita

Refly Harun/RMOL

Politik

Refly Harun Dipecat, Demokrat: Siapa Suruh Dulu Diangkat?

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 15:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Refly Harun resmi diberhentikan dari jabatan Komisaris Utama PT Jasa Marga.

Diketahui, sejak Pilpres 2014 lalu, Refly sudah menunjukkan keberpihakannya kepada Joko Widodo. Sehingga, jabatan sebagai Komut Jasa Marga boleh dibilang hadiah atas perannya dalam pemenangan Jokowi sebagai Presiden RI dalam Pilpres 2014 silam.

Namun akhir-akhir ini baik di layar kaca atau dalam akun twitter-nya, Refly sering mengkritisi kebijakan pemerintah. Sehingga beredar info bahwa pemecatan Refly sebagai Komut lantaran karena sikap kritisnya kepada pemerintah.


Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Asman Natawijana menilai seharusnya sejak awal pemerintah tidak seenaknya mengangkat orang sebagai Komut BUMN.

"Salah sendiri dulu kenapa diangkat? Sekarang kemudian kenapa akhirnya diberhentikan? Diangkat itu ada dasarnya, diberhentikan juga ada dasarnya," ucap Azam di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (6/9).

Politisi Demokrat ini menyadari, Refly selaku pakar hukum tata negara juga memiliki kewajiban untuk mengkritisi pemerintah jika ada kebijakan yang salah.

"Mengkritik itu kan untuk kebaikan, bukan untuk kejelekan, seharusnya pemerintah terima," imbuhnya.

Namun, Azam mengembalikan persoalan tersebut. Azam berharap agar Kementerian BUMN bisa bijaksana melakukan suatu keputusan.

"Kita kembalikan lagi ke pemerintah. Harus objektif kalau mengambil keputusan, tidak bisa karena suka dan tidak suka," tandasnya.[lov]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya