Berita

Firman Soebagyo/RMOL

Politik

Golkar Setuju Mantan Napi Korupsi Dilarang Nyaleg

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 14:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Walaupun beberapa kadernya terlibat dalam dugaan kasus korupsi, Partai Golkar mengklaim tetap memegang prinsip calon anggota legislatif, baik di tingkat pusat maupun di daerah harus bersih dari kasus korupsi.

Hal itu disampaikan politisi Golkar Firman Soebagyo di komplek DPR, Jakarta, Kamis (6/9).

"Pada prinsipnya kami setuju bahwa tidak ada calon legislatif yang merupakan mantan narapidana korupsi, hanya saja jangan ada PKPU yang bertentangan dengan UU," ujar Firman.


Sejak dulu, kata dia, sebelum ada PKPU 20/2018, Golkar sudah berkomitmen melarang calegnya yang pernah terkena kasus korupsi.

Partai berlambang beringin, lanjut Firman, berkomitmen untuk menciptakan citra DPR sebagai lembaga yang bersih dari korupsi.

"Pada prinsipnya kita harus menegakkan hukum untuk memberantas korupsi dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa calon anggota DPR itu harus bersih," kata dia.

Anggota Komisi II DPR ini turut prihatin dengan kejadian yang menimpa DPRD Kota Malang yang tersangkut korupsi dalam jumlah banyak.

"Ini jadi preseden buruk bagi DPRD kita, ke depan jangan sampai terjadi lagi," pungkasnya.[lov]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya