Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Pemerintah All Out Gunakan Seluruh Instrumen Untuk Tekan Defisit Neraca Pembayaran

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 22:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Defisit neraca transaksi berjalan yang dialami Indonesia di kuartal II tahun 2018 ini mencapai 13,7 miliar dolar AS. Hal itu membuat kondisi perekonomian nasional bergejolak, ditambah dengan memburuknya faktor global.

Atas hal tersebut, tim ekonomi pemerintah yang dikomandoi Menko Prekonomian Darmin Nasution terus berupaya menahan laju defisit itu dengan berbagai cara.

"Neraca pembayaran kita dianggap rawan. Karena itulah kita ingin agar kembali balance," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (5/9).


Menurut dia, tindakan-tindakan untuk memperkuat devisa banyak ragamnya. Mulai dari menggenjot pariwisata, memperkuat industri dalam negeri hingga memberlakukan PPH 22 untuk barang impor.

Selain itu, dengan menekan laju impor, SMI biasa disapa, menegaskan perlunya memproduksi barang substitusi khususnya di sektor migas.

"Tadi Pak Menko sudah melaunch B20, sehingga devisa yang keluar untuk impor migas bisa kita konversi menggunakan CPO," terangnya.

Upaya lain untuk mengendalikan defisit neraca transaksi berjalan, pemerintah juga menggunakan PPh Pasal 22 guna mengatur laju impor.

"Pemerintah all out gunakan seluruh instrumen, baik fiskal, perdaganagan, pariwisatan maupun kemampuan industri dalam negeri," tandasnya. [fiq]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya