Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Daya Serap Gabah Optimal, Harga Beras Turun Dan Stok Aman

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 12:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan harga beras baik kualitas medium maupun premium selama Agustus 2018.

Tercatat, harga beras medium di tingkat penggilingan mengalami penurunan menjadi Rp 9.172 per kg atau 0,28 persen.

Harga ini pun lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yakni Rp 9.198 per kg.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menilai penurunan harga beras ini harus diakui karena serap gabah yang dilakukan pemerintah berjalan optimal. Akibatnya, stok beras sebagai cadangan beras nasional aman.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menilai penurunan harga beras ini harus diakui karena serap gabah yang dilakukan pemerintah berjalan optimal. Akibatnya, stok beras sebagai cadangan beras nasional aman.

“Produksi padi tahun ini diprediksi 45 juta ton beras, sedangkan konsumsi masyarakat mencapai 33 juta ton. Berarti ada surplus atau kelebihan 12 juta ton,” ujar Akmal di Jakarta, Rabu (5/9).

Data BPS menyebutkan harga beras di tingkat penggilingan turun 0,28 persen. Harga beras kualitas premium di tingkat penggilingan turun 0,65 persen menjadi Rp 9.458 per Kg. Begitu pun harga beras kualitas rendah juga turun 0,42 persen menjadi Rp 8.977 per Kg.

Tercukupinya ketersediaan beras nasional yang disebabkan melimpahnya produksi gabah untuk komoditas beras dari Kementan, menuai pujian dari Akmal.

Maka dari itu, untuk menjaga stabilitas harga beras, Anggota DPR Fraksi PKS itu meminta pemerintah agar distribusi beras ke pasaran dan penyerapan produksi gabah dari petani semakin terus ditingkatkan.

“Kalau distribusi beras ke pasar lancar, tidak akan ada gejolak harga. Petani dan konsumen sama-sama untung,” pungkasnya. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya