Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PKS: Proyek Infrastruktur, Sudah Utang Jadi Sapi Perahan Pula

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 11:25 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Proyek infrastruktur pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla kembali dikritik sejumlah pihak, termasuk kalangan legislatif.

Anggota Komisi XI DPR RI Refrizal, menilai, program tersebut hanya menjadi ajang bagi-bagi tender.

Ia menegaskan, dampak pembangunan infrastruktur bagi perekonomian nasional tidak signifikan.


“Pembangunan infrastruktur itu tidak berdampak apa-apa buat rakyat kecil. Akhirnya ini cuma jadi ajang bagi-bagi tender,” kata Refrizal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/9).

Politisi PKS ini sudah mengingatkan hal tersebut kepada pemerintah dalam forum resmi di Komisi XI DPR saat rapat dengar pendapat dengan Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas.

Dia khawatir proyek infrastruktur yang tengah berjalan ini tidak selesai dan justru banyak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Yang baru diresmikan itu kan baru peletakan batu pertama, sementara proyek masih panjang, jika pemerintahan Jokowi selesai saya khawatir ini jadi masalah,” ungkapnya.

Dana pembangunan infrastruktur yang menurutnya juga dari hasil utang alias pinjaman luar negeri itu pun hanya menjadi sapi perahan dari oknum tertentu.

“Jangan sampai kita sudah utang, proyeknya tidak aman. Sudah pinjam akhirnya cuma jadi sapi perahan,” tukasnya. [jto]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya