Berita

Amran Sulaiman berdialog dengan masyarakat/RMOL

Di Akhir Masa Jabatan, Amran Tetap Kejar Target

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 02:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla akan berakhir pada 2019 mendatang. Sejumlah menteri kabinet dituntut menyelesaikan pekerjaan rumah di masa akhir jabatan.

Tak terkecuali Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang terlihat masih sibuk menyelesaikan target-target yang belum dicapainya

"Target yang utama ada bawang putih yang terus kami kejar. Bagaimana mengembalikan kejayaan bawang putih," kata Amran di Pekon Srikaton, Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9).


Tak hanya itu pria asal Sulawesi Selatan ini juga berupaya meletakkan pondasi untuk sektor pertanian yang baik untuk ke depan, jika dirinya tidak lagi menjabat sebagai Mentan.

"Kami masih membangun rain water harvester system, embung dan seterusnya di seluruh Indonesia. Termasuk sumur dalam dan dangkal," bebernya.

Selanjutnya, produksi pangan nasional, juga menjadi target utama Amran. Harapannya agar pangan tidak lagi impor, dan swasembada pangan yang telah dicapai terus dilanjutkan dan diperbanyak.

"Dulu planting indexnya hanya satu kali, sekarang bagaimana kita naikkan dua kali atau menjadi tiga kali. Artinya pendapatan petani harus naik tiga kali, itu target," ujarnya.

Masih kata Amran, pembangunan lahan tidur juga terus diupayakan oleh jajaran Kementan hingga ke dinas-dinas di setiap kabupaten.

"Kemudian membangun lahan pasang surut. Tahun 2018-2019 ini lahan tidur bangunkan petani tidur," pungkasnya. [nes]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya