Berita

Diaspora Indonesia Di Portugal/RMOL

Dunia

Gaya Diaspora Di Portugal Melepas Bulan Agustus

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 06:26 WIB | LAPORAN: AK SUPRIYANTO

.Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan, yang biasanya diisi dengan berbagai macam kegiatan di kampung-kampung maupun kantor-kantor organisasi. Mulai dari upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, acara refleksi dan diskusi, lomba-lomba olahraga dan permainan, serta aneka pertunjukan seni dan hiburan.

Keriuhan semacam itu tak hanya terjadi di dalam negeri saja. Diaspora Indonesia di luar negeri juga selalu meramaikan bulan kemerdekaan dengan gegap gempita. Bahkan, semangat untuk terlibat dalam “Agustusan” di negeri orang serasa lebih besar ketimbang di negeri sendiri.

Sepanjang Agustus, ratusan warga masyarakat Indonesia yang tinggal di Portugal menggelar beragam kegiatan, dengan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Lisabon. Ada empat kegiatan besar yang diselenggarakan sepanjang bulan Agustus , yaitu: perlombaan tiga cabang olahraga, Upacara 17 Agustus, perlombaan aneka jenis permainan untuk anak dan dewasa, serta simposium dengan tema “Pemilu 2019: Mau dibawa Kemana Indonesia Kita?”.


Hensindaru Ibnu Wahyutomo, Dubes RI untuk Portugal, menyatakan bahwa rangkaian kegiatan “Agustusan” itu penting untuk lebih mendekatkan masyarakat Indonesia di Portugal, yang domisilinya tersebar di berbagai kota. Karena itu, aneka kegiatan itu tidak hanya dipusatkan di ibukota Lisabon. Salah satu kegiatan, yakni perlombaan tiga cabang olahraga (bulutangkis, voli, dan tenis) dilaksanakan di kota Porto yang ada di bagian utara negeri itu.

“Saya mengharapkan hal ini akan jadi kebiasaan di kemudian hari. Kegiatan tidak dipusatkan di satu kota, agar semua warga kita ikut merasakan suasana kemerdekaan RI. Saya melihat partisipasi warga cukup besar. Mereka bukan hanya datang untuk sekedar bertemu dengan warga lainnya, tapi juga ikut berpartisipasi aktif dalam lomba-lomba dan dalam acara lainnya,” kata Ibnu.

Rangkaian kegiatan “Agustusan” itu juga menjadi ajang bagi warga untuk untuk melepas kangen dengan aneka menu kuliner Indonesia. Di setiap rangkaian kegiatan, KBRI selaku fasilitator selalu menyuguhkan hidangan khas Indonesia yang tidak mudah didapatkan warga Indonesia di Portugal, seperti Gudeg Jogja dan Gulai Tunjang ala Padang.

“Sejak membaca pengumuman tentang kegiatan “Agustusan” ini, saya bersemangat untuk datang. Bagaimanapun, “Agustusan” itu tradisi yang hidup dalam masyarakat Indonesia, sebagai perwujudan rasa cinta kepada tanah air. Saya juga senang ikut lomba voli karena bisa berjumpa dengan teman-teman baru. Event ini penting karena kami jarang berkumpul. Maklum, setiap orang punya kesibukan masing-masing,” ujar Daya Wijaya, akademisi asal Malang yang setahun belakangan melakukan riset tentang sejarah hubungan Indonesia-Portugal, di Universitas Porto.

Dwi Cahyaningtyas, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang juga panitia simposium tentang Pemilu 2019, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan, merasa bangga dengan warga diaspora yang hadir dalam kegiatan tersebut karena mereka antusias untuk berdiskusi tentang perkembangan politik di Indonesia.

“Pemilu sudah dekat. Warga RI di luar negeri dituntut lebih kritis terhadap segala informasi yang beredar di sosial media. Momen “Agustusan” ini sekaligus kami gunakan untuk mengingatkan agar warga selalu menjaga persatuan, apapun pilihan politiknya,” ujar Dwi.

Tak terasa, bulan Agustus berlalu. September datang dengan angin Atlantik yang mulai dingin. Tapi, rasa cinta kepada tanah air itu tetap membara di hati diaspora RI di Portugal.[dem]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya