Berita

Nuseir Yassin/Facebook

Dunia

Nas Daily Dilarang Ke Indonesia, Ternyata Ini Penyebabnya

JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 23:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nuseir Yassin yang dikenal lewat akun Facebook dan video singkat, Nas Daily, tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia.

Dalam pesan yang dikirimnya hanya untuk pemilik akun Facebook di Indonesia beberapa saat lalu (Jumat malam, 31/8), Nuseir mengatakan bahwa dia sebenarnya hendak berkunjung ke Indonesia, tetapi ditolak.

Larangan itu karena paspor yang dimilikinya adalah paspor Israel, walaupun sebenarnya dia adalah keturunan Palestina beragama Islam.


“Saya datang ke Singapura terutama untuk mengajukan permohonan visa Indonesia,” tulisnya.

Nuseir mengatakan, dia telah mengikuti semua prosedur untuk mendapatkan visa Indonesia. Hari ini dia mendapatkan kabar bahwa aplikasi visa yang diajukannya ditolak.

“Saya serius dan sejujurnya ingin memperlihatan pada dunia keindahan Indonesia melalui cara yang tidak politis dan semurni mungkin. Tetapi sunguh sedih karena itu tidak mungkin bagi Nas Daily. Setidaknya, tidak mungkin untuk keadaan sekarang,” demikian Nuseir Yassin.

Baru-baru ini pria kelahiran Araba, Galilee, Israel, Februari 1992 itu mengunjungi Papua Nugini dan Singapura. Video pendeknya memuji Papua Nugini sebagai negeri yang eksotik dan menakjubkan. Dia juga mengatakan, bahwa Papua Nugini adalah negeri yang belum banyak dieksplor.

Sementara video dari Singapura memuji bandara Changi sebagai bandara terbaik yang pernah dia kunjungi. Nuseir mencoba banyak fasilitas yang dimiliki Changi, termasuk kolam renang.

Nuseir Yassin memulai program Nas Daily hampir dua tahun lalu. Video-video singkat yang diunggahnya unik, disampaikan dengan narasi singkat mengenai hal-hal menakjubkan yang ditemukannya dalam perjalannya ke berbagai negeri. Video lain dari  Singapura menjelaskan secara singkat dan padat mengapa negara pulau itu bersih dan tertib. [dem] 

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya