Berita

Fahri Hamzah/RMOL

Politik

Menteri Jokowi Kampanye, Fahri: Haram Hukumnya Pejabat Jadi Partisan

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 23:04 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Beberapa menteri di kabinet Joko Widodo dituding melakukan kampanye. Hal itu membuat kepercayaan rakyat terus tergerus lantaran tindakan tidak independen terus terjadi.

"Saya kira memang mereka harus segera cuti, sebab ini berbahaya sekali nanti rakyat menuduh bahwa kampanye ini tidak independen dan para pejabat sekarang jadi partisan," kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (30/8).

Dia pun meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengingatkan hal itu. Karena dia meyakini bahwa Jokowi mengetahui batasan-batasan itu.


"Jabatan di sekitar Presiden itu adalah jabatan non partisan ingat itu, terutama memilki struktur ke bawah kayak TNI-Polri dan birokrasi, haram hukumnya untuk partisan," ungkap Fahri.

Fahri mengingatkan agar demokrasi yang sudah terbangun baik sejak reformasi jangan dinodai dengan perilaku pejabat negara yang demikian.

"Nah ini yang ingin saya ingatkan, ini perlu kita awasi di dalam koridor demokrasi ini," pungkasnya.[lov]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya