Berita

Sidarto Danusubroto/RMOL

Politik

Sidarto Danusubroto: Mungkin Saja #2019GantiPresiden Ditunggangi HTI

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 17:24 WIB | LAPORAN:

Tidak menutup kemungkinan, hashtag #2019GantiPresiden yang diinisiasi Ketua DPP PSK, Mardani Ali Sera tersebut ditunggangi oleh organisasi yang dilarang pemerintah seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Demikian dikatakan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Sidarto Danusubroto.

"Bisa, possible (mungkin). Saya tidak suudzon, itu possible," katanya saat ditemui di Kantor Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (29/8).


Namun demikian, Sidarto enggan menjelaskan lebih jauh soal kemungkinan hashtag tersebut ditunggangi oleh HTI yang selama ini memperjuangkan sistem pemerintahan berbasis khilafah.

Seharusnya, kata Sidarto, lawan politik dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin tegas menyatakan dukungan mereka ke calon lain, dalam hal ini Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

"Kalau sudah punya capres a dan b jual lah mereka, kalau ganti presiden tidak jelas itu ke mana, tembakannya ke mana itu," pungkasnya.

Perlu diketahui, beberapa waktu lalu, beredar spanduk #2019GantiPresiden yang berlogo HTI dan PKS di sejumlah lokasi di Pontianak, Kalimantan Barat.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera membantah keras gerakan hashtag #2019GantiPresiden yang diinisiasinya sudah ditunggangi HTI. Mardani justru menduga keberadaan spanduk itu sebagai ulah dari kontra intelijen untuk mendiskreditkan. [lov]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya