Berita

Diananda Choirunisa/Net

Olahraga

Diananda Pecahin Rekor

Panahan Sabet Perak
RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 10:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim panahan Indonesia me­nelan kekecewaan lantaran hanya mampu menyumbang­kan medali perak di ajang Asian Games 2018, di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, kemarin.


Harapan terakhir timnas Indonesia melalui Diananda Choirunisa harus pupus setelah di babak final recurve peroran­gan putri kalah dari pepanah asal China, Xinyan Zhang dengan skor 7-3.

Diananda mengatakan hasil yang diraih hari ini memang tidak sesuai yang diharapkan. "Perasaan kecewa itu pasti, tapi tidak apa-apa. Untuk lawan di fi­nal, juga secara rangking berada di atas saya," katanya.


Walau hanya menyumbang medali perak, Namun, Dinananda mengaku tetap bangga. Pasalnya, atlet berusia 21 tahun ini tak menyangka bisa lolos ke final.

Pencapaian ini membuat­nya mengukir sejarah sebagai pepanah putri pertama Indonesia yang lolos ke final nomor per­orangan Asian Games.

Pelatih recurve putri Indonesia, Nurfitriyana Saiman juga men­gaku apa yang diraih ini belum membuat mereka puas. Apalagi Indonesia sudah membuka pelu­ang untuk bisa menyumbangkan medali emas di Asian Games 2018. "Tentunya kita tidak puas ya dengan medali ini," ujarnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga mengakui hasil ini membuat atlet kecewa. "Yang pasti secara kuantitas bisa menambah perolehan med­ali kita di klasemen sementara. Mungkin Diananda Choirunisa kecewa karena belum mampu memberikan medali emas bagi Indonesia," sebut Menpora yang hadir mendampingi Presiden Joko Widodo menyaksikan laga final tersebut.

Diananda menyumbang medali perak dari kompeti­si nomor recurve perorangan Asian Games XVIII/2018. Dia gagal mengalahkan atlet Cina Zhang Xinyan dengan skor 3-7 di Lapangan Panahan GBK, Senayan, kemarin.

Selain Diananda yang meraih perak, panahan juga mendap­atkan medali perunggu dari nomor recurve tunggal putra melalui Riau Ega Agata yang mengalahkan pemanah asal Kazakhstan Ilfat Abdullin 6-2. Medali emas di nomor recurve tunggal putra diraih pemanah Korea Selatan Kim Woojin mengalahkan kompatriotnya, Lee Wooseok, dengan skor 6-4. ***

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya