Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Beringin Kembali Digoyang

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 00:18 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Partai Golongan Karya pecah. Kabar menyeruak dari pernyataan Anggota Dewan Pembina Partai Golkar, Fadel Muhammad.

Mantan Gubernur Gorontalo itu menegaskan, sejumlah kader kecewa atas putusan Jokowi tak menggandeng elite Golkar sebagai cawapresnya, justru memilih orang di luar harapan partai berlambang beringin ini.

Tak tanggung-tanggung, Fadel bahkan menegaskan kalau Golkar sudah pecah karena pengurus DPP sudah tidak solid lagi.


Akibat ulah Fadel, isu musyawarah nasional luar biasa (munaslub) pun menggelinding.

Tetapi, tangkisan dilakukan sejumlah Airlangga Hartarto dan kawan-kawan. Mereka pun mengaku tak ada perpecahan.

Lantas munaslub bisa terjadi jelang pemilu 2019?

Menurut pakar komunikasi politik Unair, Suko Widodo, pernyataan Fadel Muhammad mungkin ada benarnya.

“Ini mengingatkan pendapat beberapa orang di mana seharusnya Golkar punya capres maupun cawapres. Pun Golkar identik selalu dekat dengan rezim,” jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/8).

Hal itu, sambung Suko, bisa menjadi magnet elektoral bagi Golkar.

Suko menjelaskan, tak mungkin juga Golkar berlepas diri ke calon lain selain pertahana, terlaku riskan pula.

“Magnet elektoral mungkin jadi landasan Golkar, meski sedikit ada kekecewaan (internal),” sergahnya.

Namun, sambungnya, jika meninggalkan Jokowi risikonya lebih kecil ketimbang harus menggelar Munaslub.

“Munaslub diyakini akan membuat internal partai kembali pecah dan itu berbahaya dalam menghadapi Pemilihan Legislatif,” tuturnya.

Sementara, Golkar tak ambil risiko soal elektabilitas, dengan isu kader terseret kasus rasuah, berakibat tergerusnya voters Golkar.

“Setelah diterpa Setya Novanto, kini Idrus Marham, muncul stigma publik negatif bagi Golkar,” tukasnya.

Beringin kembali bergoyang, jalan terbaik harus dimiliki partai kekaryaan ini, agar tak roboh di Pemilu 2019. [jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya