Berita

Obama dan McCain/Net

Dunia

McCain Meninggal Dunia, Obama Masih Dipuja

MINGGU, 26 AGUSTUS 2018 | 11:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Senator John McCain meninggal dunia. Anggota Kongres dari Partai Republik dari negara bagian Arizona ini menghembuskan nafas terakhir  Sabtu sore (25/8), sekitar pukul 16. 28 waktu setempat, atau Minggu pagi waktu Indonesia (26/8).

McCain meninggal pada usia 81 tahun. Sebelum meninggal dunia, ia sempat menolak saran dokter untuk mengeluarkan gumpalan darah beku di atas mata kiri. McCain menderita kanker otak sejak beberapa tahun terakhir.

Saat menghembuskan nafas terakhir, McCain didampingi istrinya, Cindy McCain.


Di antara yang ikut berduka atas kepergian McCain menghadap Sang Pencipta, adalah Barack Hussein Obama, mantan presiden Amerika Serikat.

Keduanya bertarung dalam pemilihan presiden AS di tahun 2008.

Dalam pesan yang ditulisnya di halaman Facebook, Obama mengatakan bahwa terlepas dari berbagai perbedaan yang dia dan McCain miliki, keduanya memiliki banyak persamaan pada hal-hal yang lebih penting.

“Kami bahkan memandang medan pertarungan kami sebagai sesuatu yang istimewa dan sesuatu yang terhormat, sebagai sebuah kesempatan untuk bekerja mempraktikkan hal-hal ideal itu di tanah air kita. Dan untuk menyebarkannya ke seluruh dunia,” antara lain tulis Obama.

“Sedikit di antara kita yang menghadapi cobaan seperti yang pernah dihadapi John, atau diminta untuk memperlihatkan semangat keberanian seperti yang pernah dia perlihatkan. Tetapi kita semua dapat mengambil semangat itu untuk meletakkan hal-hal yang jauh lebih besar di atas kepentingan kita,” sambung Obama.

Menurutnya, McCain telah melakukan itu semua di hadapan rakyat Amerika Serikat, dan karenanya rakyat Amerika Serikat berutang pada hal-hal baik yang pernah dilakukan McCain.

Ucapan belasungkawa Obama itu disambut positif rakyat Amerika Serikat di kolom komentar. Tak sedikit komentator yang memuji dan memuja pernyataan duka cita Obama.

“Oh, betapa saya merindukan seorang Presiden yang dapat menulis kalimat lengkap. Terima kasih atas penghormatan Anda, Presiden Obama,” misalnya tulis salah seorang komentator, Brad Goldman.

Adapun Stacey Esgar Overton mengatakan, kini rakyat Amerika Serikat tidak bisa berharap pemerintahan yang ada sekarang melakukan hal serupa.

“Sata sungguh berterima kasih karena suara Anda masih berdering kuat dan benar untuk negara kita dan dunia,” tulisnya. [dem]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya