Berita

Pertahanan

Polisi Larang Deklarasi Riau Ganti Presiden?

KAMIS, 23 AGUSTUS 2018 | 00:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepolisian tidak menerbitkan izin berkaitan dengan pelaksanaan Deklarasi Riau Ganti Presiden pada Minggu 26 Agustus 2018.

Surat rekomendasi izin keramaian kegiatan Deklarasi Riau Ganti Presiden bertempat di Tugu Pahlawan Jalan Diponegoro Pekanbaru yang diteken Kasat Intelkam Polresta Pekanbaru atas nama Kapolresta Pekanbaru beredar melalui pesan Whatsapp, Rabu (22/8) malam.

Surat tersebut menyatakan tidak mengizinkan untuk diberikan surat izin keramaian kegiatan yang rencananya digelar mulai pukul 12.00 oleh Neno Warsiman cs.


"Kegiatan dari segi keamanan dan ketertiban umum/masyarakat hingga tidak dikeluarkan rekomendasi ini diinformasikan kepada dir, bahwa perkembangannya diprediksi akan terjadi kerawanan pada pelaksanaan kegiatan," demikian petikan isi surat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru tertanggal 21 Agustus itu.

Kegiatan deklarasi mengancam kamtibmas di Pekanbaru, disebut dalam surat itu, lantaran di tempat dan waktu yang sama akan berlangsung aksi damai melawan hoax jelang Pilpres 2019 oleh sejumlah elemen masyarakat di Riau. Dikhawatirkan terjadi bentrokan fisik.

Status Neno Warisman yang menjadi salah satu tokoh Deklarasi Riau Ganti Presiden jadi pertimbangan lainnya. Neno sudah dilaporan ke Polda Riau terkait dugaan makar.

"Adanya prokontra dari masyarakat Riau terhadap aksi #2019 Ganti Presiden sehingga dimungkinkan akan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di Pekanbaru," demikian isi surat tersebut.

Redaksi mengkonfirmasi para pihak yang disebut dalam surat. Konfirmasi akan ditampilkan dalam berita terpisah.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya