Berita

Bolivar yang berdaulat/Press TV

Dunia

Skema Baru Mata Uang Venezuela Pangkas Lima Nol

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 12:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Venezuela menerapkan skema tak biasa untuk menangani hiperinflasi yang terjadi di negara tersebut.

Setelah sebelumnya merilis mata uang kripto atau cryptocurrency yang disebut dengan Petro, kini pemerintah Venezuela merilis uang baru. Namun, ada revaluasi pada mata uang baru yang disebut dengan "bolivar yang berdaulat" itu dan membuat bingung warga Venezuela. Pasalnya, uang baru itu memangkas lima nol dari harga yang ada.

Langkah ini diklaim oleh Presiden Nicolas Maduro akan mampu menjinakkan hiperinflasi negara.


"Venezuela akan mengalami keajaiban ekonomi," kata Maduro pada hari Senin (20/8).

"Saya ingin negara itu pulih dan saya memiliki formula. Percayalah kepada saya," tambahnya seperti dimuat Press TV.

Selain itu, Maduro juga meningkatkan upah minimum sebesar 3.000 persen dalam upaya untuk meningkatkan daya beli negara.

"Kami akan memulai proses pemulihan dalam beberapa hari, minggu, dan bulan mendatang. Ini adalah formula revolusioner unik di dunia," sambungnya.

Pemangkasan nol dalam mata uang Venezuela sebelumnya juga pernah dilakukan oleh pendahulu Maduro, Hugo Chavez yang telah menanggalkan tiga nol dari bolivar pada tahun 2008. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya