Berita

Foto: Russia Today

Dunia

Pelaku Dalam Mobil Tembak Kedubes AS Di Ankara

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 13:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria bersenjata tak dikenal menembakkan beberapa tembakan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat di ibukota Turki, Ankara subuh tadi (Senin, 20/8), tepatnya pukul 5 pagi waktu setempat.

Tembakan dilepaskan dari dalam mobil yang lewat. Akibatnya, kaca jendela pecah dan polisi memburu tersangka. Meski begitu, tidak ada korban akibat penembakan tersebut.

Saksi mata mengatakan bahwa ada lima hingga enam suara tembakan terdengar di dekat penjaga keamanan di Gerbang 6 di kedutaan. Mereka datang dari sebuah mobil putih yang melintas dan melarikan diri sebelum nomor platnya dicatat.


Polisi telah dikirim ke tempat kejadian dan pencarian mobil dan buronan sedang berlangsung.

Serangan itu terjadi pada saat hubungan antara sekutu NATO AS dan Turki dengan cepat memburuk atas penahanan pendeta Amerika Andrew Brunson di Turki. Brunson dituduh membantu upaya kudeta 2016 dan menghadapi 35 tahun penjara. Departemen Keuangan AS telah memberlakukan sanksi terhadap menteri keadilan dan interior Turki, dan Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor aluminium dan baja negara itu.

Tekanan ekonomi membuat mata uang nasional Turki, lira, terjun ke posisi terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh Washington melakukan serangan yang disengaja terhadap ekonomi Ankara dan mendesak rakyatnya untuk menjatuhkan dolar demi lira. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya