Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Bansos Naik Jelang Pilpres, Gerindra: KPK Tolong Awasi Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin

MINGGU, 19 AGUSTUS 2018 | 13:14 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Anggaran program bantuan sosial (bansos) naik 100 persen untuk tahun 2019  bukanlah sebuah hasil perjuangan Menteri Sosial Idrus Marham tetapi anggota legislatif dari lintas partai.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Poyuono, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (19/8).

"Jika tujuan  Idrus Marham kenaikan bansos itu dengan harapan bisa meningkatkan elektabilitas Joko Widodo patut dicurigai kalau dana itu akan digunakan untuk kampanye pasangan Joko Widodo- Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019," katanya.


Arief menegaskan, masyarakat harus tahu akan adanya upaya penyelewengan dana bansos 2019 digunakan untuk kepentingan pemilu.

"KPK terutama, harus bisa mengawasi dengan ketat penggunaan dana bansos 2019 untuk kepentingan kampanye pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin.  Apalagi Idrus Marham tergolong tokoh yang cukup lihai dalam upaya simsalabim," tutupnya.

Menteri Sosial Idrus Marham sebelumnya angkat bicara soal anggaran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) meningkat dua kali lipat pada tahun depan menjadi Rp 34,4 triliun. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2018 yang hanya Rp 17 triliun.

Ia berharap dengan kenaikan dana bantuan ini, masyarakat bisa menyadari bahwa pemerintahan Jokowi memang berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil.

Efeknya, sambung Idrus, elektabilitas Jokowi bisa meningkat dan terpilih kembali pada Pilpres 2019 mendatang.

"Jadi kalau Pak Jokowi dinilai berhasil di dalam program-program pembangunan selama ini, kalau dapat pahala dalam arti rakyat memilih kembali, itu kan pahala," papar politisi Golkar ini. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya