Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Ketika Ahok Jadi Ancaman Jokowi

RABU, 15 AGUSTUS 2018 | 06:17 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Capres petahana Joko Widodo menggandeng Ma'ruf Amin menjadikan sentimen tersendiri dari para pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Akankah suara Jokowi terancam di Pilpres 2019?

Koordinator Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno Digital Team (Pride) Anthony Leong, mengatakan banyak Ahoker yang tidak mendukung Jokowi-Ma'ruf.


"Jika dilihat dari percakapan media sosial, yang ada para pendukung Pak Basuki di media sosial kini mayoritasnya beralih dan ingin mendukung pemimpin yang punya kompeten di bidang ekonomi, lapangan pekerjaan," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/8).

Pendukung Ahok memang bisa jadi kecewa dengan sikap Jokowi yang memilih Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden.

Ma'ruf adalah orang yang mendorong keluarnya fatwa MUI bahwa Ahok telah menista agama ketika berpidato di Kepulauan Seribu, 27 September 2016.

Selain itu, Rais Aam PBNU ini merupakan salah satu saksi yang memberatkan Ahok. Ma'ruf, baik langsung atau tidak, turut serta menjebloskan Ahok ke penjara.

Memang ada irisan antara voter Jokowi dan Ahok. Bisa diartikan ketika Menko Maritim Luhut Panjaitan menyampaikan Ahok dukung Jokowi bermaksud merangkai kembali suara tercecer dari para Ahoker, meski belum jelas klaim Luhut itu.

Sebagian pihak juga menilai dukungan Ahok tidak akan menambah suara untuk Jokowi. Alasannya, karena pendukung Ahok sebetulnya juga pendukung Jokowi.

“Mungkin ini perlu dipikirkan kembali oleh Pak Jokowi, apakah nanti Ahoker akan kecewa dengan mengusung Ma'ruf Amin. Kalau bikin kecewa maka bisa sebabkan penurunan elektoral nantinya,” demikian pakar komunikasi politik Unair Suko Widodo beberapa waktu lalu

Sementara itu, salah satu partai pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin yakni PKB khawatir akan dukungan Ahok dapat mereduksi perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin nantinya.

“Kontraproduktif nanti,” ujar politisi PKB, M Toha kepada Kantor Berita Politik RMOL. [jto]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya