Berita

Foto/Net

Hukum

Dipanggil KPK Dua Tersangka Suap Gatot Tidak Hadir

SENIN, 13 AGUSTUS 2018 | 19:19 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Dua tersangka suap mantan Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho tidak memenuhi panggilan penyidik KPK.

Jurubicara KPK Febri Diansyah, menjelaskan penyidik mengagendakan tiga tersangka namun dua tersangka tidak memenuhi panggilan KPK. Keduanya yakni Pasiruddin Daulay (PD) dan Musdalifah (MDH).

Menurut Febri, Pasiruddin dan Musdalifah telah mengirimkan surat dengan alasan masing-masing. Musdalifah tidak hadir lantaran menghadiri acara pernikahan anaknya sedangkan Pasiruddin tidak hadir karena sedang dirawat di rumah sakit.


"Tersangka MDH mengirimkan surat dan meminta pemeriksaan dijadwalkan ulang sampai dengan acara pernikahan anaknya selesai sedangkan tersangka PD sedang di rawat di rumaj sakit dan akan dijadwalkan ulang tanggal 16 Agustus 2018 mendatang," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/8).

Untuk tersangka lainnya yang diagendakan pemeriksaan atas perkara tersebut yaitu Tahan Manahan Panggabean (TMP) dinyatakan hadir penuhi agenda pemeriksaan dan akan kembali ditahan selama 20 hari di Rutan Polres Jakarta Pusat.

"Tersangka TMP ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Pusat," pungkasnya.

Sebelumnya, KPK pada 3 April 2018 telah mengumumkan 38 anggota DPRD Provinsi Sumut sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah terkait fungsi dan kewenangan anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019.

Sebanyak 38 anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan/atau 2014-2019 tersebut diduga menerima hadiah atau janji dari Gatot Puji Nugroho. [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya