Berita

Foto: Net

Politik

Inilah Alasan #Cakra-19 Dukung Jokowi-Ma'ruf

MINGGU, 12 AGUSTUS 2018 | 10:14 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Pasca pendaftaran pasangan bakal calon Presiden Joko Widodo dan cawapres Ma'ruf Amin tertus memanasi mesin politiknya, termasuk para relawannya yang di dalamnya terdapat para purnawirawan TNI.

Juru Bicara #Cakra-19, Laksda TNI (Purn) Iskandar Sitompel menilai bakal paslon Jokowi-Ma'ruf Amin mampu membawa kemajuan pembangunan nasional di berbagai sektor.

"Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemimpin yang mampu membawa kemajuan pembangunan negara di pelbagai sektor, demi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, sebagai muara dari demokrasi itu sendiri," ujar Iskandar Sitompel di Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (12/8).


Selain itu, #Cakra-19 juga melihat sosok Presiden Jokowi dengan didampingi Ma'aruf Amin berkomitmen mengutamakan tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45 serta kebhinekaan.

"Bersama dengan Ma'ruf Amin menjadi bukti nyata bahwa Presiden Jokowi komitmen mengutamakan tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45 serta kebhinekaan bangsa Indonesia," pungkasnya.

#Cakra-19 merupakan wadah relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang didirikan oleh mantan Menseskab Andi Widjajanto, Mayjen TNI (Purn) Andogo Wiradi, Letjen TNI (Purn) Eko Wiratmoko, Letjen TNI (Purn) Lodwijk F Paulus, Mayjen TNI (Purn) Winston Simanjuntak.

Kemudian ada nama Mayjen TNI (Purn) Yudi Harianto, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio, Laksda TNI (Purn) Iskandar Sitompul, Mayjen TNI (Purn) H. Harry Purdianto, Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Brigjen TNI (Purn) Juanda, Marsda TNI (Purn) Usra Hendra Harahap.

Lalu Kol (Purn) Harry Guritno, Heintje J Sumanti, Oni Ispriyanto, Budi Santoso, Sufirman, Lawrence Siburian, Brigjen TNI (Purn) Nur Godang, serta sejumlah purnawirawan TNI dan elemen masyarakat yang tersebar di penjuru tanah air. [jto]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya