Berita

Foto/Net

Politik

Gerindra: Slogan 3L Ngabalin Sama Seperti Jokowi, Berbau Kekerasan

SENIN, 06 AGUSTUS 2018 | 00:41 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

DPP Partai Gerindra angkat bicara terkait video dukungan terhadap Presiden Joko Widodo yang dimotori Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menilai slogan tersebut melanjutkan pidato Presiden Joko Widodo di Sentul.

Menurutnya, baik Jokowi maupin slogan 3L Ngabalin Cs sebuah narasi kekerasan yang bisa saja membawa Indonesia kembali pada rezim orde baru.


Hal ini, sambung Andre, patut diwaspadai dan disikapi oleh masyarakat. Sebab narasi berbau kekerasan tersebut sangat membahayakan proses demokrasi. Terutapa pada Pilpres 2019 mendatang.

"Padahal kita ingin pemilu ini jadi festival adu gagasan, adu program, bukan adu otot, adu ancaman, kalau kita tidak waspada rezim ini akan membawa Indonesia ke dalam kegelapan orde baru seperti dulu lagi," ujarnya di Mandailing Cafe and Bistro, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (5/8).

Dalam viideo berduras 35 menit itu, Ngabalin bersama sejumlah orang mengatasnamakan Komunitas Anak Bangsa yang berisi alumni Universitas Indonesia (UI) menunjukkan jari berbentuk simbol L.

Ngabalin dan para komunitas anak bangaa menyebut slogan dukungan mereka dengan 3L. Lanjutkan, Lawan, Libas. [nes]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya