Berita

Foto: Net

Dunia

Kutuk Perbuatan Israel, Ribuan Umat Muslim Jabar Turun Aksi

JUMAT, 03 AGUSTUS 2018 | 11:43 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Pekan lalu tentara Israel melakukan pengusiran terhadap jemaah salat Jumat di Masjidil Aqsha secara brutal. Aksi tersebut memantik respons keras dari umat muslim dunia.

Di Indonesia sendiri rencananya ribuan massa dari 40 lembaga dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Jawa Barat telah menyatakan bergabung dalam aksi longmarch "Dunia Islam Berduka" pada Jumat (3/8) ini.

"Kami melihat perbuatan tentara zionis Israel ini sudah melewati batas. Bukan hanya sekedar menghambat masyarakat muslim Palestina untuk beribadah di Masjid Al Aqsha, tapi kini berani membubarkan ibadah shalat Jumat di sana," tegas Ketua Aliansi Masyarakat Selamatkan Al Aqsha (AMSA), Edi Haryanto seperti dilansir RMOLJabar.


Beberapa lembaga yang menyatakan siap bergabung dan membawa massa antara lain Aqsa Institute, Yayasan Untuk Palestina MT Aria Jipang,  Harapan Amal Mulia, MT Rinduku Baitullah (RBT), For Humanity, Mujahadah Community, Kasih Palestina, MT  Rumahku Surgaku, Al Iman, Pejuang Subuh, Life for Ummah, Inisiatif Zakat, Rumah Zakat, One Day One Juz, XTC Indonesia, Brigez Indonesia, KAMMI, Bandung Fighting Club, Nurul Hayat, dan Ash Shuffah.

Selain memperjuangkan pembebasan Al Aqsha, aksi ini juga akan menyuarakan mengenai pentingnya ummat Islam mengambil peranan dalam membantu pemulihan korban bencana gempa di Lombok. Apalagi, Lombok dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid.

"Oleh karena itu, aksi ini diberikan tema Al-Aqsa yang Terbelah dan Bumi 1.000 Masjid Berguncang," ucapnya.

Rencananya, kata Edi, aksi akan dimulai dengan berjalan kaki dari depan Masjid Pusdai, berorasi di depan Gedung Sate Bandung, melanjutkan ke Bandung Indah Plaza (BIP), dan berakhir di Masjid Al-Ukhuwah.

 Selain menyuarakan aspirasi, aksi ini juga merupakan upaya AMSA untuk menggalang dana untuk langsung disalurkan kepada para penjaga Al Aqsha dan korban bencana gempa di Lombok.

"Kami mohon maaf jika aksi ini akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna jalan. Bagi masyarakat kami mohon untuk menghindari jalur yang akan dilewati oleh massa peserta aksi," tutup Edi.

Pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh lembaga untuk mentaati aturan dan tidak melakukan pelanggaran hukum dan mengganggu ketertiban masyarakat.  

Tak hanya itu, pihaknya pun meminta supaya tidak ada sedikitpun sampah yang berceceran akibat aksi ini. Nanti, akan ada tim penyapu dan tim khusus yang mengawal jalannya aksi damai ini. [jto]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya