Berita

Foto/RMOL

Hukum

KPK Tunggu PPATK Tentukan Pengganti Aris Budiman

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 19:34 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meloloskan lima nama calon Direktur Penyidikan (Dirdik) pengganti Brigjen Pol Aris Budiman. Lima nama tersebut berasal dari Kejaksaan, Kepolisian dan internal KPK.

Ketua KPK Agus Rahardjo berujar, KPK sudah berhasil melakukan rangkaian tes seleksi hingga tahap wawancara, dan menunggu data Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menentukan satu dari lima calon yang berkompeten menggantikan Aris Budiman.

"Kami meminta data pada PPATK mengenai kemungkinan kalau ada transaksi yang tidak benar terhadap masing-masing calon. Dari situ kita baru akan menentukan," ujar Agus Rahardjo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (1/8).


Lebih lanjut ia mengatakan, selain data yang diperoleh dari PPATK, KPK juga akan melakukan kajian atas rekam jejak kelima calon terpilih tersebut. Agus berharap, pengganti Aris Budiman nantinya adalah pihak yang kompeten dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Sekarang akan dilakukan cek latar belakang dari direktorat penyelidikan, kita akan segera menentukan. Tidak lama lagi," katanya.

Tiga nama dari institusi Polisi ialah Arief Adiharsa yang menjabat sebagai Kepala Subdit I Dittipikor Bareskrim Polri Kombes, Kombes Yudhiawan Wibisono, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan, terakhir Kombes R.Z Panca Putra,Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Sedangkan dari lembaga Kejaksan Agung yakni Yudi Kristiana yang menjabat sebagai Kepala Bidang Penyelenggara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Balitbang Kejaksaan Agung.

Kemudian satu nama dari internal KPK masih dirahasiakan. Dari informasi didapat dari internal KPK yang mendaftar yakni Penyidik KPK Budi Sukmo.

"Kita liat yang terbaik dari yang ada. Toh masih dalam proses background check," pungkasnya. [fiq]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya