Berita

Foto/Net

Hukum

Lemahnya Koordinasi Penegak Hukum Bikin Narkoba Kian Marak

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 04:21 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa membeberkan aspek yang menyebabkan peredaran narkoba tak kunjung menurun di Indonesia.

Dia menjelaskan, maraknya peredaran narkoba bukan cuma karena banyaknya pengedar dan pemakai. Lemahnya koordinasi penegak hukum dengan aparat pemerintah daerah juga menjadi penyebab menjamurnya barang haram tersebut di masyarakat.

"Masih ada sejumlah aspek yang menjadi titik kelemahan para penegak hukum, diantaranya titik koordinasi dengan pemerintah daerah. Akibat kelemahan koordinasi tersebut berimbas pada meningkatnya pertumbuhan kejahatan, terutama kasus narkoba," papar Desmond di sela kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Selasa (31/7).


Dia mengambil contoh kasus maraknya peredaran narkoba di Kota Parepare, Sulsel. Masih tingginya peredaran narkoba di kota itu lantaran lemahnya koordinasi penegak hukum dengan Pemkot Parepare. Alhasil, lubang-lubang tikus di pelabuhan-pelabuhan kecil tempat masuknya narkoba tidak terdeteksi dengan baik.

"Jadi, kami melihat tidak ada semangat saling berkoordinasi dengan baik antara BNN, polda, pengadilan, kejaksaan untuk melihat bidang narkoba ini secara lebih jernih. Bidang-bidang lain juga begitu," beber politisi Partai Gerindra itu.

Desmond pun mengakui bahwa aparat hukum Indonesia belum memiliki teknologi memadai untuk mendeteksi peredaran narkoba yang masuk ke pelabuhan. Namun begitu, dengan koordinasi yang baik, dia yakin pemberantasan narkoba bisa lebih optimal. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya